Alegori (syair)
Perkenalkan namaku adalah kekecewaan. Nama tengahku adalah penderitaan. Dan ujung namaku adalah seperti apa yang ingin kau pikirkan. Aku lahir dari perpaduan dua percaya yang akhirnya berujung kecewa. Disusui oleh air mata; Dimandikan oleh angkara; Tinggal dalam lingkup nestapa dan tumbuh dewasa melalui berbagai derita. Hobiku: berpura-pura bahagia, hingga aku terbiasa tertawa dengan sebuah rasa sakit di dalam dada. Cita-citaku: menjadi cahaya seperti bintang yang menerangi manusia di langit angkasa, hingga aku terbiasa membakar diriku untuk orang-orang yang kucinta. O, iya, aku juga mengoleksi berbagai topeng yang terbuat dari campuran bahagia dan beragam dusta. Aku memakainya kala harapan dan kenyataan tak mampu saling bekerja sama; kala aku dipaksa menyukai apa yang tidak pernah aku suka; Pun kala hatiku ditusuk tanpa rasa namun aku dipaksa untuk mampu baik-baik saja. Dan kau tahu apa? Aku tidak pernah lagi tahu siapa diriku sebenarnya. Wajahku berlipat ganda seiring manusia ha...





